logo-gif-informasikita

PostHeaderIcon Not balok

Mengenal Sejarah Not Balok

Mungkin sebagian sobat telah ahli dalam bermain musik bahkan dalam membaca not, namun pernah terpikirkan ga bagaimana asalnya sehingga ada not balok?

Di Ugarit ditemukan beberapa tulisan persegi (dari th 1400 sM) yang menyanyikan lagu-lagu dalam bhs Huri, disertai sejenis notasi, tetapi tidak berhasil untuk di tiru atau di nyanyikan ulang.

Begitu juga tidak ada kepastian apakah bangsa Ibrani mempunyai suatu sistem notasi, memang telah di usahakan untuk menafsirkan tanda-tanda tekanan suara dari naskah Ibrani, sebagai bentuk notasi, tetapi ternyata tidak berhasil, sebab tanda-tanda tekanan suara itu lebih diperuntukan untuk mengucapkan daripada untuk musik, disamping itu tanda-tanda tersebut merupakan tambahan yang dibuat dari karya aslinya.

Pada abad ke sebelas (995-1055) seorang rahib dari ordo Benediktin yang bernama Guido dari Arezzo berusaha mengajarkan kepada siswa-siswinya untuk menghafal nada-nada dari C-D-E-F-G-A. Karena ia sudah hafal dan sudah akrab di telinganya dengan "Ut Queant Laxis", lagu Kristen mengenai rasul Yohanes, maka ia menciptakan alat mnemonis:

UT-queant laxis
RE-sonare fibris
MI-re gestorum
FA-muli tuorum
SOL-ve pollutis
LA-biis reatum
Sancte Iohannes

Sistem Ut - Re -Mi Fa - Sol - La, ini masih dipakai sampai ratusan tahun kemudian. Karena hanya terdiri atas 6 nada, terjadi penumpukan hexachord untuk menutupi seluruf oktaf.
Susunan yang disebut dengan continental six-note Ut - Re - Mi ini kemudian dibuat lebih sederhana di Inggris menjadi four-note system atau sistem 4 not Potongannya dan susunan not di atas, tetapi hanya bagian dari C ke C saja, yaitu: Fa - Sol - La - Fa - Sol - La - Mi - Fa. Sistem not inilah yang dibawa oleh koloni Inqgris saat berlayar mencari negara jajanan baru dan menjadi pelajaran dasar para penyanyi legendaris di Inggris.
Solmisasi dalam bentuk inisial untuk memudahkan membaca tiap suku kata U-R-M-F-S-L, pertama kali ditulis oleh John Windet dengan 46 not dan di cetak di Ingqris pada tahun 1562 untuk komposisi "The Sternhold & Hopkins Psalter". Seabad kemudian, pada tahun 1698 di Boston juga dicetak edisi ke-9 dari "Bay Psalme Book" yang sebelumnya hanya berupa teks dengan sistem 4 not dan inisial untuk setiap nada. Karya ini diakui sebagai buku musik pertama yang dicetak di dunia. Pada saat itu, not bentuk wajik menjadi standar not musik.
Tahun 1700-an, munculah satu inovasi baru lagi dalam penulisan not musik. Akan tetapi, dengan inisial 4 huruf yaitu M-F-S-L di dalam pa- ranada dan dibatasi oleh birama, namun tanpa adanya not berbentuk wajik. Panjang pendeknya not ditentukan oleh titik yang ada di sebelah not tersebut. Setiap satu titik berarti 2x panjang atau ketukan not tersebut. Kemudian munculah buku-buku musik

Pada tahun 1801 Easy Instructor ditulis William Little dan William Smith mereka sudah dalam bentuk not balik dengan symbol-simbol,segitiga untuk Fa, elips untuk Sol, bujur sangkar untuk La dan belah ketupat untuk Mi

Pada tahun 1803, terbit juga buku The Musical Primer, yang ditulis oleh Andrew Law dengan menggunakan not balok yang sama, tetapi tanpa paranada seperti yang sudah dikenal sebelumnya.

Seiring perkembangannya, sistem Fa -sol - La tersebut dilengkapi hingga 8 nada (C - C) dan dipakai untuk melagukan nada, baik untuk bernyanyi maupun bermain alat musik. Bentuknya pun menjadi umum, bulat cenderung elips. Nada ditentukan oleh posisinya pada paranada. Sementara itu, tradisi Fa -Sol - La yang lama masih digunakan di beberapa tempat tertentu sampai sekarang, khususnya untuk menyanyikan hymne, gospel (nyanyian pujian di gereja), atau nyanyian yang dilagukan tanpa alat musik, atau biasa yang kita kenal dengan acapella.

Dari sekolah Notre Dame di Paris terciptakan motet. Motet adalah awal harmoni empat bagian soprano, alto, tenor dan bas. John C Hatton yang hidup diabad ke 18 telah menciptakan satu melodi yang lebih dikenal dengan nama "Duke Street", berdasarkan nama jalan tempat dimana ia tinggal di St Helen - Inggris.

AddThis Social Bookmark Button
 

Add comment

Anda dapat memasukkan link Video dari Youtube, Facebook dengan memasukkan link video.


Security code
Refresh





HOT NEWS

camp-nganjuk

home care

Hiburan
We have 30 guests online