logo-gif-informasikita

PostHeaderIcon Tanggung Jawab Seorang Guru

Tanggung Jawab Seorang Guru

Menjadi seorang pengajar dalam sebuah lembaga atau kelas-kelas kecil maupun privat. Kadang seorang guru diperhadapkan dengan 2 sikap murid, yaitu yang intuisinya bekerja dan yang tidak bekerja.

Dikatakan intuisinya bekerja jika seorang murid sangat antusias, mudah termotivasi bila mendapatkan tantangan bahkan mereka dapat bertahan meskipun mengalami kemerostan dan mampu bertahan dengan memberikan dukungan bagi dirinya sendiri.

Intuisi yang tidak bekerja tentu saja kebalikan dari murid yang intuisinya bekerja, biasanya murid yang intuisinya tidak bekerja akan benci aktifitas, mudah menyerah terhadap tantangan dan membutuhkan orang lain yang memberikan dia semangat, lambat dalam mencapai kemajuan, selalu lupa sehingga dibutuhkan latihan yang berulang-ulang.

Seorang guru yang baik wajib mengamati perilaku-perilaku siswanya. Apakah mereka menyukai music? Bagaimana caranya membuat suasana yang kondusif dalam proses belajar.

Menurut Earl Oremus, psikolog dan pengajar di Amerika, mengingat kembali suatu pengalaman yang mengerikan, menakukutkan adalah suatu aktivitas yang mengajak kita untuk merasakan kembali rasa tidak enak, sakit, ketakutan, kuatir, dan berbagai perasaan lainnya, intuisi ini akan hadir dalam bentuk kegelisahan, seperti ketika kita terkilir yang terjadi dibenak kita jangan-jangan kaki kita patah.

Hal yang sering dilakukan oleh seorang guru adalah menyalakan anak yang intuisinya tidak bekerja dianggap anak yang nakal dan tidak penurut. Sehingga kadang standar pengajaran lebih kepada yang berstandar “Good” pada sisiwa yang intuisinya bekerja dengan baik, sementara memberikan “Bad” pada murid yang intuisinya yang tidak bekerja.

Perlu dingat bahwa perbedaan terbsebut juga berpengaruh pada pola belajar. Sehingga seorang guru harus lebih teliti dalam menilai murud-murid yang diajarnya. Contohnya murid yang tidak mempunyai intuisi maka ia harus mendapatkan lebih banyak waktu dan kesempatan, lebih sabar, bekerja-sama dengan mereka dengan memperlalkukan mereka sebagai suatu individu tersendiri.

Yang sudah ahli saja perlu latihan yang serius dan rutin apalagi seorang murid yang masih belajar. jadi jangan terlalu cepat mengambil keputusan bahawa murid tersebut "Good atau Bad", selamat mengajar dan sukses buat anda. (InformasiKita-Dq)
AddThis Social Bookmark Button
 

Add comment

Anda dapat memasukkan link Video dari Youtube, Facebook dengan memasukkan link video.


Security code
Refresh





HOT NEWS

camp-nganjuk

home care

Hiburan
We have 23 guests online