logo-gif-informasikita

PostHeaderIcon Ginjal Bocor

ginjal bocorJika anak anda, tiba-tiba mata bengkak yang dimulai dari kelopak mata, muka dan perut sertai tungkai. Munkin anda perlu waspada kemungkinan saja penyebabnya adalah kelainan ginjal.

Sindrom Nefrotik merupakan penyakit ginjal, yang sering menyerang anak-anak. Ini adalah penyakit ginjal dengan gejala seperti adanya protein dalam urin (proteinuria), penurunan kadar albumin dalam darah (hipoalbuminemia), peningkatan kadar kolesterol darah (hiperkolesterolemia) dan lipid dalam darah (hiperlipidemia) dan pembengkakan tubuh (edema).

Sindrom Nefrotik dapat disembuhkan dengan pengobatan rutin selama 2 – 3 bulan, menggunakan kortikosteroid misalnya prednisone. Namun kemungkinan kambuh bisa saja terjadi, jadi alangkah baiknya jika terus melakukan control untuk melihat ada tidaknya protein dalam urine (proteinuria), minimnya sih sekitar setahun, baru anak anda dikatakan masuk dalam masa pasca pengobatan.

Sindrom nefrotik sekitar 80% tidak diketahui penyebabnya atau idiopatik. Sindrom nefrotik dianggap sebagai penyakit autoimun, dimana ada reaksi antigen antibodi di dalam organ ginjal sendiri, sehingga pengobatannya dengan memberi obat penekan sistim imun. Sindrom nefrotik dapat terjadi karena kelainan di ginjal dan dikenal sebagai sindrom nefrotik primer, tapi dapat juga bagian dari penyakit sistemik lain atau berhubungan dengan obat, alergen, toksin (racun) dll dikenal sebagai sindrom nefrotik sekunder.

Keluarnya protein terutama albumin lewat urine terjadi karena adanya gangguan pada sistem filter (penyaringan) di ginjal tepatnya di glomerulus yang mengakibatkan banyak protein yang keluar atau ‘bocor’. Akibat dari banyak protein terutama albumin yang ‘bocor’ tadi, maka kadar albumin dalam darah menjadi turun (hipoalbuminemia).

Hipoalbuminemia terjadi juga karena adanya peningkatan pemecahan (katabolisme) protein di ginjal yang tidak diimbangi pembuatan albumin di hati. Kolesterol dan lemak darah meningkat terjadi karena hati banyak mensitesis keduanya. Edema terjadi karena penurunan tekanan onkotik dalam pembuluh darah yang menyebabkan cairan merembes ke jaringan sekitar. Penurunan tekanan onkotik disebabkan oleh turunnya kadar albumin dalam darah.

Gejala lainnya adalah gangguan saluran cerna misal diare dan nyeri di perut (seperti akut abdomen). Pada sistim pernafasan anak akan merasa sesak karena efusi pleura, selain karena distensi abdomen akibat asites tadi. Setelah timbul semua gejala tadi, dapat saja anak mengalami gangguan psikososial baik akibat anggapan beratnya penyakit maupun dampak dari kekhawatiran orang tua apakah penyakit anaknya dapat tersembuhkan atau tidak.
Source : http://doktermuchlis.blogspot.com/2009/03/sindrom-nefrotik-penyakit-ginjal-bocor.html

AddThis Social Bookmark Button
 

Comments  

 
+1 #3 Tutik Handayani 2013-05-13 12:36
Quoting sn patient:
aku dulu mengkonsumsi daun sukun dan hasilnya alhamdulillah,


daun suku diapain ya? direbuskah?perb andingan dengan airnya berapa? apa bisa untuk anak-anak?
Terima kasih
Quote
 
 
0 #2 sn patient 2013-04-11 09:02
aku dulu mengkonsumsi daun sukun dan hasilnya alhamdulillah,
Quote
 
 
+1 #1 toni 2013-01-25 16:13
:sad: aku sudah mengalami hampir 3 thun,obat apa yang ngurangi ginjal bocor
Quote
 

Add comment

Anda dapat memasukkan link Video dari Youtube, Facebook dengan memasukkan link video.


Security code
Refresh





HOT NEWS
We have 16 guests online